Bandar Lampung, pojoksumatera.id – Gelombang protes publik kembali menguat di Bandar Lampung. Aliansi lembaga yang tergabung dalam Serikat Intelektual Kawal Demokrasi (SIKAD), Masyarakat Lampung Pelopor Tolak Korupsi Anggaran (MALAPETAKA), dan Forum Mahasiswa Lintas Nusantara (FORMALIN) memastikan akan turun ke jalan pada Kamis, 12 Februari 2026.
Koordinator aksi, Riswan menyampaikan bahwa aksi lanjutan ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap dugaan penyimpangan anggaran di pemerintahan Kota Bandar Lampung, dinilai semakin menggerogoti demokrasi dan keadilan sosial.
“Praktik dugaan korupsi anggaran bukan lagi sekadar isu, melainkan kejahatan sistematis yang berdampak langsung pada buruknya pelayanan publik, tersendatnya pembangunan,” ujar Riswan, Selasa (10/2/2026).
Lebih lanjut, Riswan menyatakan akan menyuarakan tuntutan berdasarkan temuan lembaga mereka, khususnya terkait beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung, antara lain Dinas Kominfo, Bagian Umum Sekretariat, dan BPKAD.
Ia menegaskan bahwa pengawasan seolah lumpuh ketika anggaran bocor.
Aksi ini bukan yang terakhir, tegas Riswan. Hasil temuan lembaga mereka akan dibawa ke Kejaksaan Tinggi Lampung maupun Kejaksaan Agung untuk ditindaklanjuti. (Red)







