Bandar Lampung, pojoksumatera.id – Bocah yang sebelumnya dilaporkan terseret arus Sungai Balok, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh warga dan tim terkait.
Kabar duka tersebut langsung mendapat perhatian dari Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Ia mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga korban.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (10/3/2026) di kawasan Jalan Balok, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 13.30 WIB korban pergi ke sungai bersama beberapa temannya untuk memancing sekaligus berenang.
Namun derasnya arus sungai membuat korban terseret dan tenggelam. Setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Eva Dwiana mengungkapkan rasa duka mendalam atas peristiwa tersebut. Ia juga mengingatkan para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat musim hujan.
Menurutnya, cuaca yang tidak menentu dan curah hujan yang tinggi dapat meningkatkan risiko bahaya, terutama bagi anak-anak yang bermain di sekitar sungai atau saluran air.
“Saya menghimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan dan menjaga anak-anaknya, terutama di tengah musim hujan seperti sekarang ini,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan santunan sebesar Rp10 juta kepada keluarga korban untuk membantu keperluan takziah.
Selain itu, Eva juga meminta aparatur wilayah mulai dari RT, lurah hingga camat agar meningkatkan kewaspadaan ketika hujan turun. Ia juga menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk tetap siaga dalam membantu masyarakat apabila terjadi kondisi darurat.
Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih waspada, khususnya dalam menjaga keselamatan anak-anak di lingkungan sekitar. (***)







