Bandar Lampung, Pojok Sumatera —
Sebanyak 14.762 perempuan di Provinsi Lampung mengikuti pemeriksaan Pap smear massal yang digelar di 204 titik pelayanan di 14 kabupaten/kota. Kegiatan tersebut mencatatkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini kanker serviks.
Capaian itu disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Hotel Swiss-Belhotel, Bandar Lampung, Selasa (7/7/2026).
Rahmat Mirzani mengapresiasi Pengurus IBI Provinsi Lampung dan para bidan yang menggerakkan ribuan perempuan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan reproduksi.
Menurut dia, keberhasilan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pencapaian rekor, tetapi juga menunjukkan pentingnya kolaborasi tenaga kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini kanker serviks.
“Kesehatan perempuan adalah fondasi kesehatan keluarga. Ketika seorang perempuan sehat, ia dapat hadir lebih kuat untuk keluarganya, anak-anaknya, dan lingkungannya. Karena perempuan adalah perekat keluarga,” ujar Mirza.
Ia menegaskan, bidan memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan perempuan, mulai dari masa remaja, kehamilan, persalinan hingga edukasi kesehatan reproduksi.
“Menjadi bidan bukan sekadar pekerjaan. Menjadi bidan adalah tentang menemani perempuan di setiap fase kehidupannya. Itulah sebabnya saya selalu mengatakan bahwa bidan adalah sahabat perempuan,” katanya.
Ketua IBI Provinsi Lampung Mery Destiaty mengatakan, pemeriksaan Pap smear massal tersebut menjangkau 14.762 perempuan, melampaui target awal sebanyak 13.740 peserta. Pemeriksaan dilaksanakan melalui lebih dari 200 titik pelayanan di seluruh Lampung.
Mery menyebut capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi para bidan yang berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak.
IBI juga berharap pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya melibatkan organisasi profesi bidan dalam penyusunan kebijakan pelayanan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan praktik mandiri bidan.
Sementara itu, Direktur Operasional MURI Awan Rahargo mengatakan, capaian tersebut masuk kategori Rekor Superlatif karena dinilai memberikan dampak terhadap upaya peningkatan kesehatan perempuan di Indonesia.
Berdasarkan verifikasi MURI, sebanyak 14.762 perempuan mengikuti skrining Pap smear yang dilaksanakan di 204 titik pelayanan. MURI juga menyerahkan 17 duplikat piagam penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Peringatan HUT ke-75 IBI diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan serta mendorong peningkatan akses masyarakat terhadap pemeriksaan dini kanker serviks.
(*)







