Bandar Lampung, Pojok Sumatera —
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan daya saing Provinsi Lampung.
Ajakan itu disampaikan Mirza saat menghadiri pelantikan Majelis Wilayah KAHMI Lampung dan FORHATI Lampung periode 2026-2031 di Mahan Agung, Bandar Lampung, Kamis, (2/7/2026).
Mirza mengatakan, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi alumni yang memiliki sumber daya manusia dan jaringan di berbagai sektor.
“Pemerintah membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk KAHMI, untuk bersama-sama membawa Lampung menjadi lebih maju,” kata Mirza.
Ia mengapresiasi kiprah KAHMI selama lebih dari lima dekade dalam melahirkan alumni yang berkontribusi di bidang pemerintahan, dunia usaha, pendidikan, dan sektor strategis lainnya.
Menurut Mirza, potensi sumber daya alam Lampung perlu dikelola agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Dengan luas wilayah sekitar 3,3 juta hektare dan dominasi aktivitas pertanian serta perkebunan, perekonomian Lampung masih dipengaruhi pergerakan harga komoditas.
“Lampung adalah provinsi agraris. Sebagian besar masyarakat kita bergerak di sektor pertanian dan perkebunan. Karena itu, harga komoditas sangat memengaruhi kesejahteraan masyarakat. Ketika komoditas membaik, ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujarnya.
Karena itu, ia menekankan pentingnya hilirisasi dan penguatan sektor produktif agar Lampung tidak hanya mengandalkan penjualan bahan baku. Pemerintah juga mendorong pengembangan ekonomi desa dan perluasan peluang usaha bagi masyarakat.
Selain sektor ekonomi, Mirza menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Upaya tersebut perlu didukung melalui peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan pemenuhan gizi masyarakat.
“Generasi emas harus dipersiapkan sejak sekarang. Kita harus memastikan anak-anak Lampung mendapatkan pendidikan yang baik, kesehatan yang baik, dan kesempatan yang sama untuk berkembang,” katanya.
Mirza berharap KAHMI dan FORHATI dapat berperan sebagai mitra strategis pemerintah dengan memberikan gagasan, masukan, dan inovasi berbasis data untuk mendukung percepatan pembangunan Lampung.
Pelantikan tersebut dilakukan oleh Presidium Majelis Nasional KAHMI Abdullah Puteh untuk Majelis Wilayah KAHMI Lampung dan Presidium FORHATI Pusat Anita Aryani untuk FORHATI Lampung.
Dalam kegiatan itu, Ketua Majelis Wilayah KAHMI Lampung Budiono juga meluncurkan Kartu Anggota KAHMI. Kartu anggota istimewa diserahkan kepada Mirza dan Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar.
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, anggota DPRD, kepala daerah kabupaten dan kota, akademisi, tokoh masyarakat, serta alumni HMI.
(*)







