KONTEN POP UP
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Ledakan Tabung Gas 12 Kg di Palembang, Tiga Orang Meninggal Dunia

Ilustrasi Gas Elpiji 12Kg

Palembang, pojoksumatera.id – Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan tabung gas elpiji 12 kilogram di kediaman warga Jalan Ratu Sianum, Lorong Nepos, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, bertambah menjadi tiga orang. Korban terakhir dinyatakan meninggal dunia pada Senin 2 Februari 2026 setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Ledakan yang terjadi pada Sabtu 31 Februari 2026 tersebut mengakibatkan sembilan orang menjadi korban, terdiri dari tujuh orang dewasa dan dua balita. Dari jumlah tersebut, tiga orang meninggal dunia, sementara enam korban lainnya, termasuk dua balita, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pelabuhan Boom Baru, Palembang.

Dua korban meninggal dunia pertama adalah Dewi Rohayati selaku pemilik rumah dan Murni yang merupakan asisten rumah tangga. Keduanya meninggal dunia akibat luka bakar parah hingga mencapai 90 persen. Satu korban lainnya meninggal dunia pada Senin 2 Februari 2026.

Kerabat korban, Rizal (37), mengatakan sebelum kejadian para penghuni rumah tengah menyiapkan masakan untuk keperluan acara ruwahan menjelang masuknya bulan suci Ramadan. Namun diduga terjadi kebocoran pada tabung gas elpiji 12 kilogram yang digunakan, sehingga api dengan cepat menyambar dan memicu ledakan.

Baca Juga:  Bahlil: Indonesia Belanja Energi USD15 Miliar dari AS Tanpa Volume Impor

“Korban yang meninggal dunia sudah dimakamkan pada Minggu 1 Februari 2026 siang di TPU Kandang Kawat dan TPU Kawah Tengkurep,” ujar Rizal.

Sementara itu, aparat Polsek Ilir Timur II telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa tabung gas elpiji yang diduga menjadi sumber kebocoran serta rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Ilir Timur II, Kompol M. Ismail, mengatakan peristiwa ledakan tersebut diduga dipicu oleh kebocoran gas yang tersambar api saat aktivitas memasak berlangsung. Hingga kini, polisi masih mendalami keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti ledakan tersebut.

“Ada sembilan korban dalam kejadian ini. Tiga di antaranya meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif. Saat ini kami masih mengambil keterangan saksi lainnya untuk memastikan penyebab kejadian,” kata Kompol M. Ismail saat dikonfirmasi, Senin 2 Februari 2026.

Ia menambahkan, berdasarkan rekaman CCTV, terlihat api menyambar tabung gas hingga terjadi ledakan besar yang menimbulkan suara keras dan kepanikan di sekitar lokasi kejadian. (***)

Baca Juga:  Bos Rokok HS Mangkir Panggilan KPK, Dugaan Kasus Korupsi Cukai
Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *