Bandar Lampung, pojoksumatera.id – Ratusan massa Relawan RMD bersama Serikat Buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Panjang geruduk Kantor Gubernur Lampung, Selasa (19/5/26).
Massa membawa sejumlah pamflet bertuliskan “Buruh Pelabuhan Panjang Curhat Bareng Gubernur Lampung”. Mereka menuntut perhatian pemerintah terhadap persoalan kesejahteraan dan perlindungan buruh bongkar muat di Pelabuhan Panjang.
Adapun tuntutan yang disampaikan massa aksi:
1. Meminta Gubernur Lampung ikut mengawal dan mengawasi laporan buruh bongkar muat Pelabuhan Panjang yang telah disampaikan ke Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung dan Polda Lampung.
2. Meminta pembinaan terhadap Forum Buruh Bongkar Muat Pelabuhan Panjang (FBBMP) dan Serikat Buruh TKBM Pelabuhan Panjang.
3. Meminta perhatian lebih terhadap kesejahteraan buruh.
4. Mengundang gubernur untuk menghadiri kegiatan buruh di Pelabuhan Panjang.
5. Meminta perhatian terhadap pendidikan anak-anak buruh agar memperoleh akses pendidikan yang layak.
Tak lama setelah aksi berlangsung, sejumlah perwakilan massa diterima untuk beraudiensi dengan Gubernur Lampung di Ruang Rapat Sakai Sambayan.
Pertemuan itu dihadiri Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, Kepala Dinas Tenaga Kerja Agus Nompitu, Sekretaris Dewan Descatama Paksi Moeda, serta Kepala Kesbangpol Achmad Saifullah.
Sementara itu, ratusan massa tetap bertahan di luar ruang rapat untuk menunggu hasil audiensi.
Hingga berita ini diturunkan, proses audiensi masih berlangsung dan belum ada keputusan maupun kesepakatan yang diumumkan. (Kin)







