Lampung, pojoksumatera.id – Penelusuran terhadap Rencana Umum Pengadaan (RUP) dan data realisasi Inaproc terkait Belanja Sewa Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan untuk Pejabat Eselon II pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung menunjukkan sejumlah hal yang patut mendapat penjelasan lebih lanjut.
Pada tahun anggaran 2025, Dispora Provinsi Lampung menganggarkan Rp322.320.000 untuk paket sewa kendaraan operasional pejabat eselon II. Namun, dalam RUP, seluruh tahapan mulai dari pemanfaatan barang/jasa hingga pelaksanaan kontrak tercantum hanya Maret 2025 sampai Maret 2025, sehingga tidak memberikan gambaran yang jelas mengenai durasi sewa sebenarnya.
Di sisi lain, data realisasi Inaproc menunjukkan dua transaksi melalui PT Serasi Auto Raya dengan nilai Rp53.536.000 berstatus On Process dan Rp160.608.000 berstatus Payment Outside System. Hingga kini belum terlihat keterkaitan yang jelas antara kedua transaksi tersebut maupun apakah transaksi pertama benar-benar dilanjutkan atau tidak.
Yang lebih menarik, pada tahun anggaran 2026 Dispora kembali mengadakan paket yang sama dengan pagu Rp161.160.000. Nilai ini tepat setengah dari pagu tahun 2025 yang sebesar Rp322.320.000. Padahal nama paket, satuan kerja, metode pengadaan, dan peruntukannya masih sama, yakni sewa kendaraan operasional pejabat eselon II.
Berbeda dengan tahun 2025, RUP tahun 2026 mencantumkan jadwal yang lebih rinci, yakni pelaksanaan kontrak Januari-Desember 2026 dan pemanfaatan barang/jasa Maret–Desember 2026. Namun, data realisasi yang muncul baru sebesar Rp40.289.670 dengan status On Process.
Dari data yang tersedia saat ini, belum dapat dipastikan berapa unit kendaraan yang disewa, jenis kendaraan yang digunakan, maupun durasi sewa yang sebenarnya pada tahun 2025.
Namun terdapat ketidaksesuaian antara informasi perencanaan dalam RUP 2025 dengan pola realisasi yang muncul di Inaproc, serta perbedaan nilai pagu yang cukup signifikan antara tahun 2025 dan 2026 untuk paket yang tampak serupa.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung belum merespon konfirmasi wartawan. Saat di hubungi melalui pesan Watshap, terkait belanja sewa kendaraan. (***)







