Bandar Lampung, pojoksumatera.id – Fraksi Golkar DPRD Kota Bandar Lampung kian seru, pada periode 2025–2029. Setelah sebelumnya anggotanya bikin kegaduhan terkait proyek revitalisasi sekolah, kini kader partai berlambang beringin itu kembali menjadi perhatian akibat dugaan pelanggaran etika dalam forum resmi DPRD.
Pada awal 2026, Hety Friskatati dipanggil oleh Badan Kehormatan DPRD Kota Bandar Lampung terkait kegaduhan dalam proyek revitalisasi sekolah di Bandar Lampung. Setelah dilakukan pemeriksaan, BK menjatuhkan sanksi berupa teguran tertulis.
Ketua BK, Yuhadi, saat itu menyatakan bahwa sanksi yang diberikan merupakan bentuk pembinaan atas persoalan tersebut.
Belum reda kasus Hety, Fraksi Golkar menjadi perbincangan saat sidang paripurna peringatan HUT Kota Bandar Lampung ke-344, Rabu (17/6/2026).
Agenda yang dihadiri pejabat daerah itu, seorang anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi Golkar, Indra Feriza terlihat tertidur saat Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan pidato di hadapan peserta sidang.
Insiden itu sekaligus menambah daftar sorotan terhadap Fraksi Golkar di DPRD Kota Bandar Lampung dalam kurun waktu kurang dari dua tahun masa jabatan periode 2025–2029. (Kino)







