Bandar Lampung, pojoksumatera.id – Wajah Kota Bandar Lampung berpeluang semakin dikenal masyarakat dari berbagai daerah. Pemerintah Kota Bandar Lampung tengah membahas rencana pembangunan ikon Kota Bandar Lampung di kawasan Bandar Udara Internasional Radin Inten II, Lampung.
Rencana tersebut dibahas dalam audiensi antara Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana bersama jajaran Angkasa Pura Indonesia di Ruang Rapat Wali Kota Bandar Lampung, Kamis (20/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk membahas rencana menghadirkan sebuah ikon yang mampu merepresentasikan identitas Kota Bandar Lampung di salah satu gerbang utama kedatangan masyarakat ke Provinsi Lampung.
Keberadaan ikon Kota Bandar Lampung di kawasan bandara dinilai memiliki nilai strategis. Bandara Radin Inten II menjadi salah satu titik penting mobilitas masyarakat yang datang maupun meninggalkan Lampung.
Karena itu, kehadiran ikon daerah di lokasi tersebut diharapkan tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan karakter dan kekhasan Bandar Lampung kepada para pengunjung.
Jadi Wajah Bandar Lampung di Gerbang Kedatangan
Bandar udara merupakan salah satu tempat pertama yang memberikan kesan kepada seseorang ketika tiba di suatu daerah.
Momentum tersebut yang ingin dimanfaatkan Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui rencana pembangunan ikon daerah.
Ikon yang nantinya dibangun di kawasan Bandara Radin Inten II diharapkan mampu menghadirkan identitas visual yang kuat sehingga masyarakat yang datang ke Lampung dapat mengenali karakter Kota Bandar Lampung.
Tidak hanya menjadi penanda wilayah, ikon tersebut juga diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi promosi daerah.
Wisatawan, pelaku usaha, investor, maupun masyarakat dari luar daerah yang melintas di kawasan bandara dapat memperoleh gambaran mengenai keberadaan dan karakter Kota Bandar Lampung melalui ikon tersebut.
Dengan demikian, pembangunan ikon tidak semata-mata berkaitan dengan estetika, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat branding daerah.
Perkuat Identitas dan Promosi Daerah
Kota Bandar Lampung memiliki beragam potensi yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat luas. Mulai dari sektor pariwisata, kuliner, ekonomi kreatif, hingga berbagai karakter budaya dan kehidupan masyarakat perkotaan.
Rencana pembangunan ikon di bandara diharapkan mampu menjadi salah satu media untuk memperkenalkan potensi tersebut secara lebih luas.
Apalagi, kawasan bandara memiliki tingkat mobilitas yang tinggi. Setiap masyarakat yang datang melalui Bandara Radin Inten II berpotensi melihat dan mengenali ikon yang merepresentasikan Bandar Lampung.
Hal tersebut membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk menjadikan ikon tersebut sebagai bagian dari promosi yang dilakukan secara langsung melalui ruang publik.
Jika dirancang dengan konsep yang kuat dan mencerminkan karakter daerah, ikon tersebut juga berpotensi menjadi titik visual yang menarik dan mudah diingat.
Pemkot Sambut Positif Rencana Kerja Sama
Pemerintah Kota Bandar Lampung menyambut baik audiensi bersama Angkasa Pura Indonesia tersebut.
Pembahasan rencana pembangunan ikon dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan pengelola kawasan bandara.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan konsep pembangunan ikon yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki makna dan mampu menggambarkan identitas Kota Bandar Lampung.
Pemerintah kota berharap rencana tersebut dapat terus ditindaklanjuti melalui pembahasan dan koordinasi antara kedua pihak.
Dengan adanya ikon Kota Bandar Lampung di Bandara Internasional Radin Inten II, diharapkan identitas Bandar Lampung semakin mudah dikenali oleh masyarakat dari berbagai daerah.
Lebih jauh, ikon tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk promosi daerah yang mampu memperkuat citra Bandar Lampung sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan sektor pariwisata dan potensi ekonomi daerah.
Rencana tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk memperkuat identitas kota sekaligus memanfaatkan ruang-ruang strategis sebagai media memperkenalkan wajah Bandar Lampung kepada masyarakat luas. (***)







