KONTEN POP UP
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pemprov Lampung Alokasikan Rp45 Miliar untuk Infrastruktur Jalan di Suoh dan BNS

Lampung Barat, Pojok Sumatera —

Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran Rp45 miliar pada 2026 untuk pembangunan infrastruktur di Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Kabupaten Lampung Barat. Pembangunan tersebut mencakup lima ruas jalan untuk mendukung akses ekonomi dan distribusi hasil pertanian.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan hal itu saat bertemu masyarakat di halaman Kantor Kecamatan BNS, Rabu (8/7/2026).

Mirza menjelaskan, lima ruas jalan yang dibangun terdiri atas empat ruas di Kecamatan BNS dan satu ruas yang menghubungkan perbatasan Lampung Barat dengan Sumatera Selatan. Progres pengerjaan jalan tersebut telah mencapai sekitar 20 persen dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.

“Empat ruas di Kecamatan BNS dan satu ruas perbatasan Lampung Barat menuju Sumatra Selatan,” ujarnya.

Menurut Mirza, Kecamatan Suoh dan BNS memiliki potensi pertanian yang meliputi padi, kopi, kakao, pisang, dan kelapa. Infrastruktur jalan yang memadai diperlukan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selain pembangunan jalan, Pemprov Lampung berencana menyalurkan bantuan pupuk hayati cair dan menyediakan fasilitas pembuatan pupuk agen hayati di setiap pekon. Pemerintah provinsi juga akan menyerahkan 10 unit pengering atau dryer kepada masyarakat di Kecamatan Suoh dan BNS.

Baca Juga:  Konflik Lahan Bakung Udik Memanas, Warga Ngadu ke Pemprov Lampung soal Plang TNI AU

“Satu pekon saya kasih satu fasilitas pembuat pupuk agen hayati. Selain itu, 10 unit Driyer juga akan diserahkan untuk masyarakat Kecamatan Suoh dan BNS,” kata Mirza.

Sementara itu, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengapresiasi alokasi anggaran dan perhatian Pemprov Lampung terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

Menurut Parosil, Kecamatan Suoh dan BNS merupakan kawasan penghasil berbagai komoditas pertanian yang berperan dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Namun, kondisi jalan selama ini menjadi kendala dalam pendistribusian hasil pertanian.

“Perbaikan jalan ini sangat dinanti masyarakat, karena selama ini pendistribusian hasil pertanian terkendala akses yang belum maksimal,” ujarnya.

Parosil mengajak masyarakat mendukung dan menjaga pelaksanaan pembangunan agar berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi warga.

(*)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *