Bandar Lampung, pojoksumatera.id – Sektor pariwisata Kota Bandar Lampung menunjukkan tren positif sepanjang semester I 2026. Berdasarkan data kunjungan yang dihimpun dari hotel dan destinasi wisata, sebanyak 1.196.830 wisatawan tercatat berkunjung ke Kota Tapis Berseri selama periode Januari hingga Juni 2026.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung Adiansyah mengatakan, kunjungan wisatawan masih didominasi wisatawan nusantara. Dari total tersebut, sebanyak 1.189.753 orang merupakan wisatawan nusantara, sedangkan wisatawan mancanegara tercatat 7.077 orang.
“Data kunjungan wisata dari hotel dan destinasi wisata di Kota Bandar Lampung selama bulan awal Januari sampai akhir Juni tahun 2026 adalah 1.196.830 orang. Terdiri dari wisatawan nusantara 1.189.753 orang dan mancanegara 7.077 orang,” ujar Adiansyah, Selasa (11/8/2026).
Berdasarkan komposisinya, wisatawan nusantara menyumbang sekitar 99,4 persen dari total kunjungan. Sementara wisatawan mancanegara berada di kisaran 0,6 persen.
Menurut Adiansyah, sektor perhotelan masih menjadi salah satu pilihan utama wisatawan selama berada di Bandar Lampung. Aktivitas bisnis, penyelenggaraan berbagai event, serta posisi Bandar Lampung sebagai kota transit menuju sejumlah destinasi wisata di Provinsi Lampung turut mendorong tingginya mobilitas wisatawan.
“Sektor perhotelan menjadi salah satu destinasi yang unggul didatangi wisatawan,” katanya.
Selain perhotelan, sejumlah destinasi wisata yang menawarkan wisata alam, budaya, hingga kuliner juga turut berkontribusi terhadap peningkatan kunjungan wisatawan di Bandar Lampung.
Adiansyah memperkirakan jumlah kunjungan wisatawan akan kembali meningkat pada penghujung tahun. Momentum libur panjang dan berbagai perayaan dinilai menjadi faktor yang dapat mendorong lonjakan wisatawan.
“Destinasi pun sama halnya. Namun demikian, tetap lonjakan pengunjung wisata akan naik saat akhir tahun nantinya,” ujarnya.
Dengan capaian hampir 1,2 juta kunjungan hanya dalam enam bulan, Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung optimistis jumlah wisatawan sepanjang 2026 dapat terus meningkat hingga akhir tahun.
Untuk mendukung target tersebut, Pemkot Bandar Lampung melalui Dinas Pariwisata akan memperkuat promosi pariwisata melalui berbagai event, pemasaran digital, serta kolaborasi dengan pelaku usaha pariwisata.
Promosi tersebut diarahkan untuk memperkenalkan berbagai paket wisata baru sekaligus memperkuat branding pariwisata Bandar Lampung sebagai “Bandar Lampung City of Tourism”.
Peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas di berbagai destinasi wisata juga menjadi perhatian. Upaya tersebut dinilai penting agar wisatawan tidak hanya datang dan singgah, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang baik selama berada di Bandar Lampung.
“Kami optimis target kunjungan wisatawan di tahun 2026 bisa terlampaui. Apalagi Bandar Lampung ini pintu gerbangnya Lampung. Banyak wisatawan yang awalnya transit, akhirnya menginap dan berwisata di sini,” kata Adiansyah.
Tingginya mobilitas wisatawan turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah sektor, seperti usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), kuliner, transportasi, serta perhotelan, ikut merasakan perputaran ekonomi dari aktivitas pariwisata.
“Karena itu, kita berharap sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, pengelola destinasi, dan masyarakat dapat terus diperkuat,” jelasnya.
Pemkot Bandar Lampung berharap penguatan promosi, peningkatan kualitas destinasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak dapat membuat kota tersebut tidak hanya menjadi tempat persinggahan wisatawan menuju daerah lain di Lampung, tetapi juga berkembang sebagai salah satu tujuan wisata yang menarik. (***)







