KONTEN POP UP
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Bunda Eva Siapkan Sumur Bor, Atasi Krisis Air Bersih di Lima Kecamatan

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Foto/ist

Bandar Lampung, pojoksumatera.id – Pemerintah Kota Bandar Lampung bergerak cepat menghadapi krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah akibat musim kemarau.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyiapkan pembangunan sumur bor sebagai salah satu solusi jangka menengah untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Eva Dwiana mengatakan, sedikitnya terdapat lima kecamatan yang saat ini terdampak kekeringan. Kondisi tersebut membuat sebagian warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kita akan buat sumur bor untuk mengatasi kekeringan di lima kecamatan yang terdampak,” kata Eva Dwiana, Selasa (25/8/2026).

Menurut Eva, pembangunan sumur bor menjadi langkah penting untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi, terutama di kawasan yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air selama musim kemarau.

Pemkot Bandar Lampung selanjutnya akan melakukan pemetaan dan menentukan titik lokasi yang paling membutuhkan fasilitas tersebut. Penentuan lokasi akan ditindaklanjuti oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan pembangunan sumur bor dilakukan secara tepat sasaran. Wilayah dengan tingkat kekeringan yang cukup parah dan jumlah warga terdampak yang besar akan menjadi perhatian dalam penentuan lokasi.

Baca Juga:  Eva Dwiana Ikuti Sidang Pleno Rakernas XVIII APEKSI

Di tengah upaya menyiapkan pembangunan sumur bor, Pemkot Bandar Lampung juga terus melakukan penanganan terhadap kebutuhan air bersih warga. Distribusi air bersih menjadi solusi sementara untuk membantu masyarakat selama kondisi kemarau masih berlangsung.

Pemkot tidak ingin persoalan kekurangan air bersih hanya ditangani secara sementara. Karena itu, pemerintah menyiapkan langkah jangka panjang dengan memperbanyak titik sumber air melalui pembangunan sumur bor.

Bahkan, Pemkot Bandar Lampung telah menyiapkan rencana pengadaan hingga 50 titik sumur bor baru pada tahun mendatang. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat ketersediaan sumber air bersih sekaligus menjadi langkah antisipasi apabila musim kemarau kembali menyebabkan kekeringan di sejumlah wilayah.

Rencana pembangunan puluhan sumur bor tersebut menunjukkan bahwa persoalan air bersih menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah. Dengan adanya sumber air baru yang dapat dimanfaatkan masyarakat, ketergantungan terhadap distribusi air bersih diharapkan dapat dikurangi.

Eva Dwiana menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Penanganan dilakukan secara bertahap, mulai dari pemenuhan kebutuhan air bersih melalui distribusi air hingga pembangunan infrastruktur sumber air.

Baca Juga:  Abu Vulkanik Bikin Warga Waspada, Walikota Eva Bagikan Masker

Kondisi musim kemarau memang menjadi tantangan bagi sejumlah wilayah di Bandar Lampung. Berkurangnya ketersediaan air membuat masyarakat harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, kehadiran sumur bor diharapkan tidak hanya menjadi solusi ketika kekeringan terjadi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan air bersih masyarakat.

Pemkot Bandar Lampung kini menunggu proses penentuan lokasi dan tindak lanjut teknis dari Sekda bersama Dinas PU. Setelah titik prioritas ditetapkan, pembangunan sumur bor diharapkan dapat segera direalisasikan.

Dengan kombinasi penyaluran air bersih untuk kebutuhan darurat dan pembangunan sumur bor sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Bandar Lampung berharap masyarakat di lima kecamatan terdampak dapat tetap memperoleh akses air bersih di tengah musim kemarau.

Program pembangunan hingga 50 titik sumur bor pada tahun mendatang juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses sumber air bagi masyarakat. (***)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *