KONTEN POP UP
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Kemarau Melanda, BPBD Bandar Lampung Bergerak Salurkan Air Bersih 

Penyaluran air Bersih, BPBD Bandar Lampung di Kelurahan Way Laga. Foto/ist

Bandar Lampung, pojoksumatera.id – Di tengah ancaman musim kemarau yang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung bergerak cepat membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.

Kali ini, bantuan air bersih disalurkan kepada warga Kampung Batu Suluh, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, yang terdampak kekeringan. Sebanyak 80 kepala keluarga (KK) atau 215 jiwa di RT 18 Lingkungan II, Jalan Ir. Sutami Gang Martini, menerima bantuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Sekretaris BPBD Kota Bandar Lampung Edy Susanto mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menghadapi dampak musim kemarau.

“Bantuan air bersih ini merupakan langkah cepat pemerintah kota melalui BPBD untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih, terutama warga yang mengalami keterbatasan akibat kondisi kekeringan,” ujar Edy, Kamis (30/7/2026).

Tak hanya untuk warga terdampak kekeringan, BPBD Kota Bandar Lampung juga memberikan dukungan pasokan air bersih bagi masyarakat yang melaksanakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di wilayah RT 18 Lingkungan II dan RT 17 Lingkungan II, Kelurahan Way Laga.

Pada masing-masing lokasi, bantuan diberikan untuk memenuhi kebutuhan 55 kepala keluarga (KK) atau sekitar 178 jiwa. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan keagamaan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat selama pelaksanaan acara.

Baca Juga:  DPRD Bandar Lampung Sahkan Tiga Raperda, Ketua Bernas Yuniarta Tekankan Fungsi Legislasi untuk Warga

“Pendistribusian air bersih ini merupakan hasil sinergi BPBD Kota Bandar Lampung bersama Kelurahan Way Laga sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Edy.

Menurutnya, kondisi musim kemarau yang menyebabkan berkurangnya akses air bersih di sejumlah wilayah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. BPBD akan terus melakukan pemantauan serta menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Langkah tersebut menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang menghadapi kesulitan akibat perubahan kondisi cuaca dan keterbatasan sumber air bersih. (***)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *