KONTEN POP UP
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Tim Rescue Overlanding Indonesia Lampung Bangun Puluhan Huntara untuk Korban Gempa NTT

Manggarai, pojoksumatera.id – Tim Rescue Overlanding Indonesia (OVI) Wilayah Lampung memberangkatkan delapan personel ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjalankan misi kemanusiaan pascabencana gempa bumi yang melanda wilayah tersebut.

Sejak diberangkatkan pada bulan lalu, tim ini berfokus mendirikan hunian sementara (huntara) serta menyalurkan bantuan dasar bagi para korban.

Koordinator Tim sekaligus Sekretaris OVI Lampung, Aris Gibrant, menyatakan bahwa Desa Nunang di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, dipilih sebagai salah satu pusat penyaluran bantuan utama.

Di lokasi tersebut, tim mendirikan puluhan unit huntara secara gotong royong bersama warga setempat.

“Puluhan bangunan hunian sementara untuk keluarga terdampak dibangun bersama di Desa Nunang. Sampai hari ini, anggota tim Rescue OVI Lampung masih ada yang bekerja mendampingi warga menyiapkannya,” ujar Aris lewat keterangan tertulis, Minggu (27/9/2026)

Selain pembangunan tempat tinggal sementara, OVI Lampung mengoperasikan layanan kesehatan mobile ke kantong-kantong pengungsian dan mendirikan dapur hangat di Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur.

Tim juga merespons hancurnya fasilitas ibadah dengan membangun masjid darurat, menyalurkan perlengkapan sholat, mendistribusikan tandon air bersih di Dusun Roket, serta memasang jaringan pipanisasi air bersih berkolaborasi dengan Posko Gabungan.

Baca Juga:  DPD Golkar Palembang Konsolidasi di Bulan Ramadan, Perkuat Kebersamaan Kader

Aris mengungkapkan, distribusi logistik awal harus menghadapi kendala geografis yang berat. Tim OVI Lampung terpaksa menempuh jalur darat ekstrem, bahkan berjalan kaki menyusuri aliran sungai berarus deras demi menjangkau posko-posko pengungsian terisolasi.

Tak hanya fokus pada dampak guncangan gempa, bantuan berupa santunan tunai juga disalurkan kepada korban insiden kebakaran yang terjadi di Reo saat bencana berlangsung.

Ketua OVI Lampung, Deni Ribowo, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para sukarelawan di lapangan dan partisipasi aktif seluruh anggota OVI.

Menurut Deni, aksi respons cepat ini merupakan manifestasi dari arahan Pendiri Overlanding Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Founder berpesan kepada kami bahwa Overlanding Indonesia bukan sekadar perjalanan penjelajahan biasa, melainkan harus sarat dengan aksi kemanusiaan dan kepedulian lingkungan,” kata Deni.

Misi kemanusiaan OVI Lampung ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum Overlanding Indonesia, Inspektur Jenderal Polisi Arief Rachman.

Penggalangan dana secara mendadak sempat dibuka oleh Arief saat malam puncak Jambore Nasional OVI di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Baca Juga:  HMI Desak Pemkab Turun Tangan, 11 Terduga Pelaku Asusila Anak Bawah Umur di Sidomulyo Masih Berkeliaran

Selain dana bantuan, ratusan pasang sepatu turut disalurkan langsung kepada warga pengungsian di pelosok.

Hingga saat ini, sebagian personel Tim Rescue OVI Lampung masih bertahan di lokasi bencana.

Mereka melanjutkan operasional pemulihan darurat seiring masih munculnya gempa susulan dan bertambahnya jumlah warga yang membutuhkan penanganan di pengungsian. (***)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *